Loops Esports didiskualifikasi pada PMGC 2020, Inilah Penyebab dan hukumannya

Perhelatan PMGC 2020 telah berakhir dan berakhir dramatis dimana resmi Loops Esports didiskualifikasi (20/12/20). Tim esport asal negara Brazil pada divisi PUBG Mobile tersebut melakukan sebuah tindakan protes yang berujung pelanggaran dimana 3 pemainnya yang bernama GxIden, Ciaowski, dan Federal berdiam diri di Gereja Ruin dan tidak melakukan tindakan apapun saat Perhelatan Turnamen PUBG Mobile Sedunia itu berlangsung.

Alhasil Peserta PMGC 2020 lainnya yaitu RRQ Athena yang berasal dari negara Thailand langsung ambil kesempatan tersebut untuk mendapatkan Kill terhadap ketiga Pemain Loops Esports tersebut. Bahkan ketiga pemain tersebut hanya berdiam dan tidak melakukan sebuah perlawanan. Hanya Carilho sajalah yang berjuang saat itu.

Loops Esports didiskualifikasi

Apa penyebab Loops Esports melakukan Protes?

Aksi protes yang dilakukan oleh ketiga pemain Loops Esports itu ternyata disebabkan oleh sang kapten yang bernama DadiN telah dikeluarkan oleh manajemen tim pada saat Liga PUBG Terbesar seluruh dunia itu berlangsung. Bahkan banyak rumor yang mengatakan bahwa seluruh gaji dari para pemain Loops Esports juga belum dibayarkan hingga saat ini.

Aksi Solidaritas pemain Loops Esports

Meskipun pada pertandingan terakhirnya di diskualifikasi, Loops Esports banyak mendapatkan dukungan dari Fans diberbagai negara khususnya indonesia yang mengatakan bahwa aksi protes tersebut tetaplah terpuji karena sebagai bentuk Solidaritas terhadap Kapten timnya.

Lewat laman Instagram resminya, Mantan Kapten tim Loops Esports DadiN di @dadinho5k membubuhkan banyak terima kasih terhadap para fans yang telah mendukungnya serta membubuhkan Emot berupa bendera Negara Indonesia.

Tidak lupa juga banjiran dukungan penuh terhadap ketiga pemain utama @caiowskifps, @federasz dan @gxiden yang dinilai pantas untuk ditiru karena aksinya yang mogok main pada PMGC ini.

Berbeda dengan Carilho yang saat itu lebih memilih melakukan perlawanan sendirian sekarang ini akunnya @miguelcarrilho_ mendapatkan banyak kecaman dan mencoreng rasa solidaritas

Hukuman untuk Loops Esports

Imbas dari tindakan protes oleh tiga pemainnya pada saat Grand Final PMGC tersebut, tim yang berasal dari negara samba Loops Esports mendapatkan hukuman berupa dilengserkan ke Posisi terakhir dan tiket Grand final kini akhirnya diserahkan ke tim Esport asal bangladesh bernama A1.

Sementara tim Esport PUBG Mobile asal Indonesia yaitu Bigetron RA telah mencapai posisi kedua atau Runner-up dengan Raihan poin Maksimal, disusul dengan Aerowolf Limax pada posisi 15.

Waktu PMGC dan Lokasinya

Setelah Loops Esports didiskualifikasi dan harus gugur tidak ikut dalam PMGC, kini turnamen PUBG Mobile terbesar di dunia tersebut terus dilangsungkan dan jadwalnya akan dilaksanakan di Dubai pada 21 hingga 24 Januari 2021 mendatang untuk menentukan tim terkuat divisi PUBG Mobile.

Informasi tim Loops Esports

Berikut merupakan informasi dan juga struktur dari Squad Loops Esports Brasil

  • Regional : Amerika selatan
  • Manajer : Julia & Mascha
  • CEO: Carla Coelho
  • Kapten Tim : Ciaowski & Caldatt

Banyak sekali formasi yang keluar masuk ke Grup asal benua Amerika tersebut seperti pada 2019 November Becker bergabung kedalam tim Squad Loops dan pada akhirnya keluar pada November 2020.

Selain Becker, Desember lalu DadiN bergabung kedalam Squad dan hingga sekarang yang terbaru Carrillo justru meninggalkan tim yang telah membesarkan namanya pada 6 Januari 2021. Apakah ini awal dari hancurnya masa kejayaan Loops Esports?

Demikianlah informasi mengenai tim Loops Esports yang telah didiskualifikasi, semoga kalian dapat informasi yang di inginkan. Jangan lupa bagikan artikel ini untuk beritahu teman kalian. Terima kasih.